Detail Publikasi Penelitian

Peran Hizbut Tahrir dalam Perubahan Sosial Keagamaan di Kota Makassar

Judul Penelitian : Peran Hizbut Tahrir dalam Perubahan Sosial Keagamaan di Kota Makassar
Abstraksi : Lihat Abstraksi
ABSTRAK


Wahyuni, "Peran Hizbut Tahrir Dalam Perubahan Sosial Keagamaan di Kota Makassar"
Penelitian ini didasari oleh dua masalah (1) Apa peran Hizbut Tahrir dalam perubahan sosial keagamaan di kota Makassar ? (2) Bagaimana tantangan yang dihadapi Hizbut Tahrir dalam upaya melakukan perubahan sosial keagamaan di kota Makassar ?
Berdasarkan masalah tersebut dirumuskan tujuan penelitian (1) Untuk mengetahui peran Hizbut Tahrir dalam perubahan sosial keagamaan di kota Makassar (2) Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi Hizbut Tahrir dalam perubahan sosial keagamaan di kota Makassar.
Untuk meneliti peran Hizbut Tahrir Dalam Perubahan Sosial Keagamaan di kota Makassar digunakan teknik pengumpulan data berupa : (1) wawancara mendalam atau indepth interviu terhadap aktivis Hizbut Tahrir (2) wawancara bebas terhadap masyarakat umum yang menjadi informan/responden (3) observasi partisipasi atau pengamatan terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir dan berperan dalam kegiatan tersebut (4) kuesioner dengan memberikan daftar pertanyaan kepada responden yang menjadi sampel penelitian sejumlah 125 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hizbut Tahrir melakukan upaya perubahan sosial keagamaan di kota Makassar. Arah perubahan yang ditargetkan adalah perubahan sistem yang berlaku sekarang menjadi sistem yang didasarkan pada syariah Islam dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah. Perubahan yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir sekarang adalah berusaha mengubah pemikiran masyarakat sesuai dengan syariah Islam (pemikiran Islam) dan penyadaran bahwa kondisi kehidupan masyarakat saat ini tidak diatur dengan sistem Islam. Aspek-aspek perubahan yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir meliputi bidang dakwah, politik, sosial, pendidikan, ekonomi dan budaya. Terjadinya perubahan pada semua aspek tersebut tergantung pada berubahnya sistem. (2) ada dua tantangan yang dihadapi Hizbut Tahrir yaitu internal yang berasal dari kalangan intern umat Islam dan eksternal yang berasal dari kalangan di luar Islam yang tidak mau melihat kejayaan umat Islam bila bersatu di bawah naungan Daulah Khilafah Islamiyah.
Berdasarkan hasil penelitian itu, diajukan saran : (1) Diharapkan dukungan dan keseriusan umat Islam dalam melakukan upaya-upaya perubahan menuju ke arah yang lebih baik dengan berlandaskan pada syariah Islam (2) Diharapkan oleh Hizbut Tahrir untuk merubah sistem yang berlaku di dalam masyarakat, maka Hizbut Tahrir harus melakukan sosialisasi dan interaksi kepada semua elemen masyarakat mulai dari level teratas sampai yang terendah (3) Untuk pencapaian tujuan itu juga, maka aktivis Hizbut Tahrir perlu menambah ilmu lebih banyak lagi, baik melalui halaqah yang dilakukan secara intern maupun di luar kalangan sendiri. Sehingga wawasan dan pemahaman tentang bagaimana kalangan di luar mereka dapat bertambah (4) Diharapkan hasil penelitian ini menjadi bahan kepustakaan bagi akademisi, peneliti, pemerhati dan siapa saja yang perduli terhadap persoalan perubahan sosial keagamaan di masyarakat.

Tahun Anggaran : 2012
Tanggal Publikasi : 15 November 2012
Media Publikasi : Laporan Hasil Penelitian
Peneliti :
NO NAMA PENELITI STATUS
1 Wahyuni, S. Sos. M. SI Utama
Lokasi Penelitian :
NO LOKASI
1 Kota Makassar
Bidang Ilmu : Sosial
FILE : PENELITIAN TTG HIZBUT TAHRIR REVISI.pdf